Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

Musyawarah Adat Untuk Meningkatkan Manfaat Hutan Adat Negeri Kilmury/Petuaan

Gambar
    Musyawarah Adat Untuk Meningkatkan Manfaat Hutan Adat Negeri Kilmury/Petuaan       Hutan adat harus bermanfaat untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat adat. Pengelolaan juga harus dilakukan dari masyarakat adat sendiri, dikerjakan oleh masyarakat adat dengan memberikan komposisi dalam pengelolaan hutan adat yang besar, dan juga bermanfaat untuk peningkatan harkat dan martabat masyarakat adat.  Musyawarah Adat Negeri Kilmury ini dilakukan untuk memetakan berbagai manfaat hutan adat, bagi kesejahteraan masyarakat adat.  Hadir dalam musyawarah adat ini perusahaan yang dimiliki oleh masyarakat adat, PT Visqa Mulia Mahakarya, Visqa Atiahu Group.       Sumber Humas dan Divisi IT Visqa Group   Visqa Atiahu Group  PT VISQA MULIA MAHAKARYA , W ood working, Wood Pellet, Palm Oil, Sugar Cane, and Plantation Investment Divisi IT Visqa Atiahu Group 2025  

Masyarakat Adat Von Siwalalat Menjaga Hutan dengan Ritual "Kanahoam", Menerima Perusahaan Milik Masyarakat Adat PT Visqa Mulia Mahakarya

Gambar
  Masyarakat Adat Von Siwalalat Menjaga Hutan dengan Ritual "Kanahoam", Menolak Investasi Tebu dan Sawit Dari Luar Masyarakat Adat, Menerima Perusahaan Masyarakat Adat PT Visqa Mulia Mahakarya     Gelombang penolakan terhadap investasi perkebunan tebu dan sawit di Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Seram Bagian Timur, terus meluas. Gelombang penolakan ini terjadi setelah sebelumnya Masyarakat Adat Negeri Elnusa dan Negeri Sabuai menyuarakan sikap serupa. Giliran masyarakat adat Dusun Von yang menggelar ritual adat “Kanahoam” atau sasi hutan sebagai bentuk perlawanan terhadap rencana investasi dari luar masyarakat adat Von Siwalat.  Ritual berlangsung pada Rabu (22/3/2025) sekitar pukul 12.00 WIT di kawasan hutan Fulla Wai Vanath. Prosesi ini melibatkan para tetua adat, kepala dusun, serta masyarakat Dusun Von yang berkumpul untuk menegaskan hak mereka atas tanah adat. Masyarakat adat Von Siwalalat menggelar ritual adat “Kanahoam” atau sasi hutan sebagai b...

Resume Bisnis Visqa Atiahu Group, PT VISQA MULIA MAHAKARYA

Gambar
  Resume Bisnis  Visqa Atiahu Group, PT VISQA MULIA MAHAKARYA   Visqa Atiahu Group  PT VISQA MULIA MAHAKARYA , W ood working, Wood Pellet, Palm Oil, Sugar Cane, and Plantation Investment Divisi IT Visqa Atiahu Group 2025

Data Produksi Gula Nasional Visqa Atiahu Group, PT VISQA MULIA MAHAKARYA

Gambar
  Data Produksi Gula Nasional Visqa Atiahu Group, PT VISQA MULIA MAHAKARYA   Visqa Atiahu Group  PT VISQA MULIA MAHAKARYA , W ood working, Wood Pellet, Palm Oil, Sugar Cane, and Plantation Investment Divisi IT Visqa Atiahu Group 2025

Masyarakat Adat Von Siwalalat Menjaga Hutan dengan Ritual "Kanahoam", Menolak Investasi Tebu dan Sawit Dari Luar Masyarakat Adat, Menerima Perusahaan Masyarakat Adat PT Visqa Mulia Mahakarya

Gambar
  Masyarakat Adat Von Siwalalat Menjaga Hutan dengan Ritual "Kanahoam", Menolak Investasi Tebu dan Sawit Dari Luar Masyarakat Adat, Menerima Perusahaan Masyarakat Adat PT Visqa Mulia Mahakarya     Gelombang penolakan terhadap investasi perkebunan tebu dan sawit di Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Seram Bagian Timur, terus meluas. Gelombang penolakan ini terjadi setelah sebelumnya Masyarakat Adat Negeri Elnusa dan Negeri Sabuai menyuarakan sikap serupa. Giliran masyarakat adat Dusun Von yang menggelar ritual adat “Kanahoam” atau sasi hutan sebagai bentuk perlawanan terhadap rencana investasi dari luar masyarakat adat Von Siwalat.  Ritual berlangsung pada Rabu (22/3/2025) sekitar pukul 12.00 WIT di kawasan hutan Fulla Wai Vanath. Prosesi ini melibatkan para tetua adat, kepala dusun, serta masyarakat Dusun Von yang berkumpul untuk menegaskan hak mereka atas tanah adat. Masyarakat adat Von Siwalalat menggelar ritual adat “Kanahoam” atau sasi hutan sebagai b...